Menjelang Visit Lombok Sumbawa 2012

senggigi

Senggigi Sunset

Visit Lombok Sumbawa 2012 [VLS]menargetkan kunjungan sebesar 1 juta wisatawan ke propinsi ini pada sekita semester kedua tahun depan. Hal ini tidak lah berlebihan dan mustahil jika pengoperasian Bandara Internasioanal Lombok [BIL] jadi dilakukan tahun depan. Tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan bandara sangatlah krusial bagi peningkatan kunjungan wisata ke suatu destinasi dan BIL diharapkan akan segera dapat memenuhi harapan masyarakat Lombok & Sumbawa dan stake holder pariwisata akan hal tersebut.

Pemerintah propinsi Nusa Tenggara Barat akhir-akhir ini terasa sangat agresif dan pro aktif dalam melakukan promosi pariwisata Lombok & Sumbawa. Hal ini terbukti dengan banyaknya even nasional dan internasional yang berhasil “dibawa” ke pulau yang terkenal dengan pantainya yang elok ini. Misalnya, TIME [Tourism Indonesia Mart and Expo] telah disenggerakan sebanyak dua kali, Lombok Pearl Festival [Festival Mutiara Lombok] yang akan kembali digelar pada Juli mendatang, dan yang terakhir adalah Festival Maulid Nusantara & Festival Qosidah Nasional yang baru saja usai degelar sekitar seminggu yang lalu.

Namun demikian, hal tersebut tidaklah cukup. program-program dan trik trik pemasaran bukanlah hal satu satunya yang diperlukan untuk mengembangkan industri pariwisata. Selain kampanye agresif tentang sebuah destinasi, masih banyak lagi hal-hal yang sangat mendesak untuk dilakukan dan dipersiapkan antara lain, misalnya:

1. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia

Mempersiapkan sumberdaya manusia dalam hal ini tidak melulu berarti menghasilkan output berlatar belakang pendidikan akademi pariwisata dengan segala jurusannya masing-maasing. Tapi yang diharapakan adalah persiapan yang lebih luas dan mejangkau segala lapisan masyarakat. Hal ini penting dilakuakn agar masayarakat memiliki awareness dan sesnse of belonging terhadap pariwisata. Sebab jika tidak, wisatawan bisa saja merasa kurang “diterima” oleh masyarakat di susatu obyek yang mereka kunjungi.

2. Membenahi Obyek Lama dan Membuka Obyek Baru

Sebagai sebuah tujuan wisata yang mengharapkan angka kunjungan sebombasstis 1 juta pada tahun depan, maka selayaknya semua pihak di daerah ini bekerjasama dan bertindak cepat untuk membenahi obyek wisata yang sudah ada sekarang. Pembenahan dapat segera dimulai dari penyediaan toilet umum yang layak bagi wisatawan di setiap obyek unggulan. Kemudian, penertiban pedagan kaki lima dan gubuk-gubuk liar yang menutupi keindahan suatu obyek. Sulit dibayangkan kita baru mulai berfikir tentang pengadaan  tiolet dan  penggusuran pedagang kaki lima dan gubuk-gubuk liar pada saat kita sudah harus menyambut tamu-tamu kita. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai karena masih ada waktu sekitar  1 tahun lagi. Selain me-maintain obyek yang sudah ada, membuka obyek baru juga sangat mendesak. Dalam hal ini, pemerintah dapat bekerjasama dengan para pelaku bisnis pariwisata. Obyek yang biasa dijual dalam paket tour selama ini terasa sangat sedikit sehingga sulit mengharapkan wisatawan bisa tinggal lebih dari 3 hari. Oleh karena itu, jika kita mengharapkan wisatawan tingal lama dan ingin kembali, maka pembukaan obyek baru mutlak perlu dilakukan.

3. Infrastruktur Jalan

Selain ktersediaan daya dan sambungan listrik yang cukup dan infrastruktur lainnya, infrasturktur yang tidak kalah pentingnya adalah jalan. Untuk pemerataan penyebaran pembangunan pariwisata yang selama ini terkosentrasi di beberapa titik saja, maka perlu dilakukan pelebaran jalan dengan segera. Misalnya saja jalan yang menuju ke air terjun Sendang Gile, Otak Kokok, Sekotong dll. Jalan-jalan menuju ke obyek-obyek tersebut sangat tidak layak dilalui bus pariwisata berbadan besar sehingga kalangan industri enggan menjual obyek ini dengan alasan keselamatan dan kenyamanan.

Jika tiga hal mendasar di atas dapat sedikit demi sedikit namun segera dilakukan, maka Lombok & Sumbawa telah  siap untuk mennyongsong kedatangan para tetamunya dalam jumlah besar pada tahun 2012 sesuai dengan harapan semua pihak.

Persiapan sumber daya manusia diperlukan agar mereka dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung. Jika mereka diberi pencerahan tentang manfaat dari pariwisata, maka mereka akan menjaganya karena mereka sadar dapat mengambil manfaat ekonomi yang besar dari pariwisata.

Kemudian pembenahan obyek harus dilakukan untuk memberikan kenyamanan yang memang berhak didapatkan oleh setiap wisatawan yang telah menghabiskan biaya dan waktu untuk datang ke sebuah obyek wisata. Dan pembukaan obyek baru perlu diakukan selain untuk pemerataan juga untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung kembali untuk yang kedua kali atau ketiga kalinya ke daearah ini karena masih ada obyek menarik yang belum sempat mereka kunjungi.

Untuk mencapai tujuan pemerataan dan rasa ingin berkunjung wisatawan ke obyek baru, perbaikan dan pelebaran jalan harus dilakukan. Sebab tanpa jalan,mustahil para pelaku bisa menjual sebuah obyek dan akhirnya pembangunan pariwisata Lombok tetap saja terkonsentrasi di titik-titik tertentu saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: